Senangnya Bermain Sambil Belajar di Taman Mini Indonesia Indah

Panti Sosial Bina Grahita Belaian Kasih merupakan salah satu Unit Pelaksana Teknis dari Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta, yang mempunyai tupoksi untuk menampung, merawat, membina, mendidik, dan melatih para penyandang disabilitas intelektual (tunagrahita) terlantar.
Jumlah penyandang disabilitas intelektual yang ada saat ini dalam panti sebanyak 250 orang. Terdiri dari 165 orang laki-laki, dan 85 orang perempuan, dengan rentang usia antara 6 tahun sampai dengan 30 tahun. Penyandang disabilitas intelektual yang ada di dalam panti terbagi kedalam 3 (tiga) kategori, yakni mampu didik, mampu latih, dan mampu rawat.
Penyandang disabilitas sebagai individu pada umumnya masih mempunyai potensi yang dapat dikembangkan, namun bagi penyandang disabilitas intelektual yang mengalami hambatan dalam kemampuan intelektual meskipun sudah mencapai batas usia wajib belajar/sekolah, masih banyak yang mendapat kesulitan untuk menerima materi pembelajaran yang tenaga instruktur berikan. Hal tersebut dikarenakan tingkat intelegensi Warga Binaan Sosial yang sangat rendah. Dengan kondisi tersebut diatas maka pola pembinaan menitik beratkan pada pembinaan bersifat rekreatif edukatif dan pembelajaran dalam bentuk yang konkrit bukan abstrak.
Pembinaan sosial merupakan suatu upaya bimbingan sosial kepada Warga Binaan Sosial (WBS) Panti Sosial Bina Grahita Belaian Kasih yang memiliki hambatan disabilitas intelektual/ mental. Salah satu jenis pembinaan yang diberikan adalah pengenalan lingkungan luar panti dan rekreasi.
Sebagai bentuk program Rekreasi/ Sosialisasi Pengenalan Lingkungan Luar Panti kepada Warga Binaan Sosial (WBS), satuan pelaksana pembinaan sosial Panti Sosial Bina Grahita Belaian Kasih mengajak Warga Binaan Sosial berekreasi ke Taman Mini Indonesia Indah dengan maksud ingin mengenalkan  ragam transportasi yang ada di wahana Museum Transportasi TMII, serta aneka satwa dan fauna yang ada di wahana Dunia Burung serta Taman Bunga TMII.
Dengan demikian kegiatan membawa warga binaan sosial ke tempat wisata sangat membantu warga binaan sosial dalam memahami pembelajaran yang ingin dicapai serta  mengekspresikan kegembiraan.
Raut wajah bahagia serta rasa ingin tahu yang tinggi terpancar Warga Binaan Sosial kala diajak berekreasi ke Taman Mini Indonesia kemarin, Kamis 27 Juli 2017. Meski di bawah terik matahari yang menyengat tubuh, Warga Binaan Sosial tetap semangat berlari kesana kemari melihat aneka satwa, dan memegang bahkan menaiki ragam alat transportasi yang terdapat di museum transportasi TMII.
Badru, salah satu Warga Binaan Sosial dengan disabilitas ganda (daksa dan disabilitas intelektual) mengaku bahagia karena dapat melihat pesawat terbang lebih dekat, tak lagi hanya terlihat kejauhan saat pesawat melintas kala Badru sedang bermain di halaman panti. Adapun Mariam Warga Binaan Sosial dengan disabilitas intelektual dan hyperaktif berjingkrak bahagia karena bisa melihat banyak hewan yang biasanya hanya diperlihatkan tenaga instruktur melalui media gambar saat pembelajaran di dalam kelas.
Warga Binaan Sosial menyambut Bus Transjakarta tiba


Terimakasih kepada PT Transjakarta yang telah bekerjasama untuk mengantarkan kami ke tujuan



Warga Binaan Sosial ketika di area taman burung

Anton, tidak merasa takut ketika berdekatan dengan burung merak.

Bapak Ngapuli, P. AKS,. M.Si selaku Kepala Panti Sosial Bina Grahita ikut serta bersama Warga Binaan Sosial dalam kegiatan ini.

Panas Terik Matahari tak melelehkan semangat dan kebahagiaan para Warga Binaan Sosial

Taman Mini Indonesia Indah memiliki akses ramah disabilitas, sehingga Warga Binaan Sosial daksa dapat ikut serta dalam kegiatan ini.

salah satu kebahagiaan yang dirasakan Warga Binaan Sosial adalah kala melihat dan dapat naik pesawat terbang yang selama ini hanya mereka lihat dari kejauhan saat bermain dihalaman panti.
(T.N)


Komentar

Postingan populer dari blog ini

PERINGATAN HARI ANAK NASIONAL

KEGIATAN PENGENALAN LINGKUNGAN/ REKREASI KE TAMAN WISATA MATAHARI